1. Hitung N hari sebelum / sesudah tanggal tetap
Pilih tanggal dan masukkan N dari 0 sampai 1000. Hitung sebelum, sesudah, atau keduanya.
Contoh: tanggal 2026-06-03, N = 30. Sesudah: 2026-07-03; sebelum: 2026-05-04.
2. Hitung jumlah hari antara dua tanggal
Pilih tanggal A dan B. Hasilnya B - A, jadi bisa negatif.
Contoh: 2026-01-01 ke 2026-02-01 adalah 31 hari; kebalikannya -31 hari.
3. Hitung interval antara dua waktu
Format input berubah sesuai unit. Hasilnya B - A dan bisa negatif.
Contoh: unit jam, A = 2025/01/01 00, B = 2025/01/02 12, hasil = 36 jam.
4. Hitung sebelum / sesudah berdasarkan periode
Atur waktu tetap, A dari 0 sampai 1000, dan unit B: detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, atau kuartal.
Contoh: 2026-06-03 12:00:00, A = 2, B = minggu. Sebelum: 2026-05-20 12:00:00; sesudah: 2026-06-17 12:00:00.
5. Konversi waktu / timestamp
Ubah 5 waktu menjadi timestamp dan 5 timestamp menjadi waktu sekaligus. Waktu memakai zona waktu lokal; timestamp bisa dalam detik atau milidetik.
Contoh: ubah 2026-06-03 12:00:00 menjadi timestamp Unix, atau masukkan timestamp untuk mendapat waktu lokal.
6. Kalkulator jumlah candle (K-line)
Masukkan waktu A dan B, pilih periode candle, lalu hitung berapa candle lengkap dalam B - A. Jika A lebih lambat dari B, hasilnya negatif.
Contoh: A = 2026-06-01 00:00:00, B = 2026-06-02 00:00:00, periode = 1 jam, hasil = 24 candle.